Friday, 18 March 2016

Friday, 11 March 2016

Saturday, 2 January 2016

Ojek Modern Yang Dipadukan Dengan Teknologi


Menurut saya hal yang sedang menarik pada saat ini adalah fenomena Go-jek. Untuk mengurai kemacetan di kota metropolitan seperti Jakarta setiap orang pasti menginginkan alat transportasi yang cepat dan tepat. Maka Peluang itulah yang dilihat Nadiem makariem untuk mendirikan Go-jek. Perusahaan transportasi ojek yang memberikan sentuhan aman dan nyaman. Bisa disebut Aman karena layanan Go-jek ini sudah memadukan teknologi seperti GPS, jadi posisi setiap Ojek bisa di pantau dengan menggunakan Smartphone dan Aplikasi layanan Go-jek. Tarif nya pun sudah terukur dari seberapa jauh jarak yang di tempuh.
Awalnya Nadiem pun adalah pengguna ojek. Dari obrolannya dengan tukang ojek langganannya ia mengetahui bahwa sebagian besar waktu tukang ojek justru dihabiskan untuk menunggu penumpang dan menunggu giliran dengan tukang ojek lainnya. Di sisi lain ia pun menyadari bahwa ojek selama ini belum memberikan kenyamanan dan keamanan. Maka dari itulah ia bersama teman-temannya mendirikan Go-jek pada tahun 2011. Perusahaan ini menaungi para pengojek di berbagai wilayah Jakarta. Hingga kini sudah ada sekitar 1000 pengojek yang bekerja sama dengan perusahaannya. Bisa dibayang kan dengan ada nya Go-jek dapat mengurangi pengangguran dan memperluas lapangan kerja.          

Pengojek yang bergabung dengan go-jek ternyata penghasilan rata-ratanya sekitar 3 juta per bulan. Uang itu mereka terima setelah dipotong 20% dari perusahaan. Sistemnya adalah bagi hasil, dimana 80% untuk pengojek dan 20% untuk Gojek. Menurut pandangan saya dengan ada nya Go-jek pasti lebih mempermudah kita apabila kita ingin pergi ke suatu tempat tapi tidak repot untuk mencari-cari alat transportasi, cukup panggil lewat Smartphone atau buka aplikasi Go-jek nya. Peluang bisnis yang sangat bagus serta memperluas lapangan pekerjaan.

Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia Akibat Pengaruh Perkembangan Teknologi Dan Komunikasi




Pada era globalisasi ini, perkembangan teknologi dan komukasi berkembang sangat cepat, terutama dalam bidang komunikasi. Semua orang bisa berinteraksi  dengan sangat mudah dan tanpa batas di seluruh dunia. Tidak bisa di pungkiri lagi bahwa perkembangan Teknologi dan komunikasi sudah sangat canggih. Ingatlah jaman dahulu bagaimana sulit nya untuk berhubungan dengan kerabat terdekat meskipun terpisah jarak ribuan kilometer dengan zona waktu yang berbeda menjadi semudah membalikan telapak tangan. Yap, dengan ada nya media social sebagai komunikasi memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi setiap orang untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Dengan ada nya internet membuat anda memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas. Hubungan jarak jauh seperti long distance relationship ^^ bukan lagi halangan besar (meskipun tetap saja suli…). Setidak nya anda tidak lagi tidak lagi mengirim surat hingga setiap minggu kepada pasangan anda yang mungkin sedang bekerja di luar kota atau luar negeri. Cukup dengan media social dan koneksi internet sudah bisa menghilangkan batasan jarak dan waktu bagi anda yang harus membina hubungan jarak jauh ^^.



Apa saja dampak positif dan negative dari pengaruh perkembangan terkonologi dan komunikasi terhadap kehidupan social bermasyarakat?

Dampak positif nya yaitu :
1.       Memudahkan anda untuk berinterkasi dengan banyak orang.
Apakah anda adalah orang yang pemalu ketika harus berkenalan langsung dengan seorang wanita? Jika iya, maka media sosial merupakan kabar baik bagi anda. Anda tidak lagi harus menghadapi ketegangan, kegugupan, dan gemetar ketika anda mendekati seorang wanita. Lewat media sosial, anda dapat mengatur langkah dan strategi anda tanpa takut terlihat seperti seekor cacing kepanasan lagi. Komunikasi lebih mudah mengalir dibandingkan saat anda berbicara langsung

2.       Memperluas pergaulan
Media sosial membuat anda bisa memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas. Tentu saja itu berdampak positif jika anda ingin mendapatkan teman dan pasangan hidup dari tempat yang jauh atau negara asing.

3.       Jarak dan waktu bukan lagi masalah
Di era media sosial seperti sekarang ini, hubungan jarak jauh atau long distance bukan lagi halangan besar (meskipun tetap sulit). Anda tidak lagi harus mengirim surat tiap minggu kepada pasangan anda yang sedang bekerja di luar kota atau luar negeri karena media sosial sudah menghilangkan batasan jarak dan waktu bagi anda yang harus membina hubungan jarak jauh.

4.      4. Lebih  mudah dalam mengekspresikan diri dengan ada nya internet
Media sosial memberikan sarana baru bagi manusia dalam mengekspresikan diri. Orang biasa, orang yang pemalu, atau orang yang selalu gugup mengungkapkan pendapat di depan umum akhirnya mampu menyuarakan diri mereka secara bebas. Namun, ternyata media sosial tidak selalu memberikan pengaruh yang baik dalam hubungan sosial.


             Dampak negative nya yaitu :
1.       Menjauhkan orang orang yang sudah dekat di dunia nyata
Orang yang terjebak dalam media sosial memiliki kelemahan besar yaitu beresiko mengabaikan orang-orang di kehidupan sehari-harinya. Jangan heran apabila anda lebih sering menghabiskan waktu berinteraksi di dunia maya apabila anda sudah terjebak, apalagi sekarang teknologi smartphone semakin memudahkan anda untuk mengakses internet. Anda akan mulai berpikir pergaulan lewat media sosial sudah cukup. Singkatnya, yang jauh semakin dekat, yang dekat semakin jauh.

2.       Rentan terhadap pengaruh buruk orang lain
Seperti di kehidupan sehari-hari, jika anda tidak menyeleksi orang-orang yang berada dalam lingkaran sosial anda maka anda akan lebih rentan terhadap pengaruh buruk. Bahkan menurut John Cacioppo, seorang peneliti dari Universitas Chicago, media sosial bisa mempengaruhi mood anda, tergantung dengan siapa anda menghabiskan waktu dan terhadap siapa anda memberikan perhatian di media sosial.

3.        Masalah Privasi
Hubungan anda dengan orang lain pun bisa terganggu jika anda menulis sesuatu yang tidak pantas. Selain itu, apakah anda pernah menyadari bahwa orang lain bisa mengenal anda tanpa harus sering berkomunikasi dengan anda? Jika anda tidak membatasi privasi di media sosial, maka media sosial hanya akan menjadi bumerang dalam hidup anda.



Bagaimana sikap yang harus kita lakukan dalam dalam menghadapi era globalisasi dan komunikasi  pada pengaruh  kehidupan social bermasyarakat?


Jadi pada dasar nya  kita tidak bisa menghindar dari era globalisasi yang sangat  pesat ini. Ada sisi  positif dan negative dalam perkembangan globalisasi, khusus nya dalam bidang komunikasi. Teknologi komunikasi membawa dampak dan manfaat, serta situasi dimana masyarakat hidup dengan teknologi yang semakin berkembang. Di era globalisasi ini mempermudah pengguna mengakses semua informasi, disini kita di tuntut untuk lebih bijak dalam mengikuti arus globalisasi,karena kemajuan teknologi akan tidak bisa kita tinggalkan, tetapi kita harus bisa memilah mana yang baik dan buruk dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Tuesday, 20 October 2015

Ilmu Sosial Dasar Sebagai Mata kuliah Dasar Umum


            Menghadapi masalah masalah dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, demikina pula untuk memenui tutuntan masyarakat dan negara, maka di selenggarakan program program pendidikan umum. Tujuan pendidikan umu di perguruan tinggi adalah :
1.  sebagai  usaha  membantu  perkembangan  kepribadian  mahasiswa  agar mampu berperan sebgai anggota masyarakat dan bangsa serta agama
2.  Untuk  menumbuhkan  kepekaan  mahasiswa  terhadap  masalah-masalah dan  kenyataan-kenyataan  sosial  yagn  timbul  di  dalam  masayrakat Indonesia
3.  Memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir  secara  interdisipliner,  dan  mampu  memahami  pikiran  para  ahli berbagai  ilmu  pengetahuan,  sehingga  dengan  demikian  memudahkan mereka berkomunikasi
Jadi  pendidikan  umum  yang  menitikberatkan  pada  usaha  untuk mengembangkan  kepribadian  mahasiswa,  pada  dasarnya  berbeda  dengan mata  kuliah  mata  kuiah  bantu  yang  bertujuan  untuk  menopang  keahlian mahasiswa dalam  disiplin ilmunya. demikian juga berbeda dengan pendidikan keahlian  yang  bertujuan  untuk  mengembangkan  keahlian  mahasiswa  dalam bidang atau disiplin ilmunya.
Pendidikan  umum  yang  diselenggarakan  oleh  universtias  dan  intitut kemudian dikenal dengan mata kuliah dasar umum atau MKDU yangterdiri dari beberapa mata kuliah , yaitu : 1) Agama, 2) Kewarganegaraan, 3) Pancasila, 4) Kewiraan, 5) IBD dan 6) ISD.
Ilmu  sosial  dasar  adalah  salah  satu  mata  kuliah  dasar  umum  yang merupakan matakuliah wajib yang diberikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tujuan diberikannya mata kuliah ini adalah semata-mata sebagai salah satu usaha yang diharapkan dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah – masalah sosial yang terjadi dilingkungan dan dapat  memecahkan permasalahan tersebut  dengan  menggunakan pendekatan ilmu sosial dasar.

Secara khusus mata kuliah dasar umum bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang :
1.  Berjiwa  Pancasila  sehingga  segala  keputusan  serta  tindakannya mencerminkan  pengamalan  nilai-nilai  pancasila  dan  memiliki  integritas kepribadian  yang  tinggi,  yang  mendahulukan  kepentingan  nasional  dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia
2.  Taqwa  terhadap  Tuhan  yang  Maha  Esa,  bersikap  dan  bertindak  sesuai dengan ajaran agamanya dan memiliki toleransi terhadap pemeluk agama lain
3.  memiliki  wawasan  komprehensif  dan  pendekatan  integral    didalam menyikapi  permasalahan  kehidupan  baik  sosial,  politik  maupun pertahanan keamanan
4.  Memiliki  wawasan  budaya  yang  luas  tentang  kehidupan  bermasyarakat dan  secara  bersama-sama  mampu  berperan  serta  meingkatkan kualitassnya, maupun lingkungan alamiahnya dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.

Tujuan Instruksional Umum :




Mahasiswa memahami hakekat dan fungsi ISD dalam perguruan Tinggi.
Tujuan Instruksional Kusus :
A.    menjelaskan tujuan pendidikan umum di perguruan tinggi
B.     menjelaskan   kemampuan  yang  diharapkan  dihasilkan  dari  lulusan pendidikan tinggi
C.     menjelaskan latar belakang diberikannya ISD
D.    mahasiswa dapat menjelaskan pengertian ISD
E.     menyebutkan tujuan ISD
F.      menyebutkan 3 kelompok ilmu pengetahuan
G.    menjelaskan pengertian masalah sosial
H.    memberikan contoh masalah sosial
Alasan Kenapa Perguruan Tinggi Mengajarkan Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Latar belakang diberikannya ISD adalah banyaknya kritik yang ditujukan pada  sistem  pendidikan  kita  oleh  sejumlah  para  cendikiawan,  terutama sarjana  pendidikan,  sosial  dan  kebudayaan.  Mereka  menganggap  sistem pendidikan  kita  berbau  colonial,  dan  masih  merupakan  warisan  sistem pendidikan Pemerintah  Belanda, yaitu kelanjutan ari politik balas budi yang dianjurkan  oleh  Conrad  Theodhore  van  Deventer.  Sistem  ini  bertujuan menghasilkan  tenaga-tenaga  terampil  untuk  menjadi  “tukang-tukang”  yang mengisi  birokrasi  mereka  di  bidang  administrasi,  perdagangan,  teknik  dan keahlian lain, dengan tujuan ekspoitasi kekayaan Negara.
Ternyata  sekarang  masih  dirasakan  banyaknya  tenaga  ahli  yang berpengetahuan  keahlian  khusus  dan  mendalam,  sehingga  wawasannya sempit. Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin  ilmu  diperlukan  dalam  memecahkan  berbagai  masalah  sosial masyarakat yang demikian kompleks.
Hal lain, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang “elite” bagi masyarakat kita  sendiri,  kurang  akrab  dengan  lingkungan  masyarakat,  tidak  mengenali dimensi  –  dimensi  lain  di  luar  disiplin  ikeilmuannya.n  Perguruan  tigngi seolah-olah  menara  gading  yang  banyak  menghasilkan  sarjana-sarjana “tukang”  tidak  mau  dan peka  terhadap denyut kehidupan,  kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.
Pendidikan  tinggi  diharapkan  dapat  menghasilkan  sarjana-sarjana  yang mempunyai seperangkat pengetahuan yang terdiri atas.
A.    Kemampuan akademis; adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, maupun berpikir  logis,  kritis,  sitematis,  dan  analitis,  memiliki  kemampuan konsepsional  untuk  mengidentifikasi  dan  merumuskan  masalah  yang dihadapi, serta mampu menawarkan alternative pemecahannya
B.     Kemampuan  professional;  adalah  kemampuan  dalam  bidang  profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dengan kemampuan ini, para tenaga ahli diharapkan  memiliki  pengetahuan  dan  ketrampilan  yang  tinggi  dalam bidang profesinya.
C.     Kemampuan  personal  ;  adalah  kemampuan  kepribadian.  Dengan kemampuan  ini  para  tenaga  ahli  diharapkan  memiliki  pengetahuan sehingga  mampu  menunjukkan  sikap,  dan  tingkah  laku,  dan  tindakan yang  mencerminkan  kepribadian  Indonesia,  memahami  dan  mengenal nilai-nilai  keagamaan,  kemasyarakatan,  dan  kenegaraan,  serta  memiliki pandangan  yang  luas  dan  kepekaan  terhadap  berbagai  masalah  yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
Dengan  seperangkat  kemampuan  yang  dimilikinya  lulusan  perguruan  tinggi diharapkan menjadai sarjana yang cakap, ahli dalam bidang yang ditekuninya serta  mau  dan  mampu  mengabdikan  keahliannya  untuk  kepentingan masyarakat Indonesia dan umat manusia pada umumnya.
ISD, sebagai bagian dari MKDU, mempunyai tema pokok yaitu hubungan timbal  balik  antara  manusia  dengan  lingkungannya.  ISD  sebagai  mana dengan  IBD  dan  IAD,  bukanlah  pengantar  disiplin  ilmu  tersendiri,tetapi menggunakan pengertian-pengertian ( fakta, teori, konsep) yang berasal dari berbagai  bidang  keahlian  untuk  menanggapi  masalah-masalah  sosial, khususnya  masalah-masalah  yang  dihadapi  oleh  masyarakat  Indonesia.
                         Pemuda Dan Sosial
          Apa itu pemuda?
Pemuda  adalah  golongan  manusia  manusia  muda  yang  masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia  dewasa  ini  sangat  beraneka  ragam,  terutama  bila  dikaitkan  dengan kesempatan     pendidikan.    Keragaman      tersebut   pada    dasarnya     tidak mengakibatkan  perbedaan  dalam  pembinaan  dan  pengembangan  generasi muda.
Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengauh yang besar  pula  dalam  membina  sikap  untuk  dapat  hidup  di  masyarakat.  Proses demikian  itu  bisa  disebut  dengan  istilah  sosialisasi,  proses  sosialisasi  itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.
jadi  jelaslah  sekarang  keragaman  pemuda  Indonesia  dilihat  dari kesempatan  pendidikannya  serta  dihubungkan  dengan  keragaman  penduduk dalam  suatu  wilayah,  maka  proses  sosialisasi  yang  dialami  oleh  para  pemuda sangat  rumit.  Sehubungan  dengan  perkembangan  individu  pemuda  itu  sendiri dan  dalam rangka  melepaskan  diri dari ketergantungan pada orang  tua,  maka pengalaman-pengalaman  yang  dialainya  itu  kadang    membingungkan  dirinya sendiri.
Apa itu sosial?
Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akna terwarnai cara berpikir dan  kebiasaan-kebiasaan  hidupnya.  Dengan  demikian,  tingkah  laku seseorang  akan  dapat  diramalkan.  Dengan  proses  sosialisasi,  seseorang menajdi  tahu  bagaimana  ia  mesti  bertingkah  laku  di  tengah-tengah masyarakat  dan  lingkungan  budayanya.  Dari  keadaan  tidak  atau  belum tersosialisasi,  menjadi  manusia  masyarakat  dan  beradab.  Kedirian  dan kepribadian  melalui  proses  sosialisasi  dapat  terbentuk.  Dalam  hal  ini sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu individu melalui belajar dan  menyesuaikan  diri,  bagaiman  cari  hidup  dan  bagaimana  cara  berpikir kelompoknya  gar  dapat  berperan  dan  berfungsi  dalam  kelompoknya. Sosialisasi  merupakan  salah  satu  proses  belajar  kebudayaan  dari  anggota masyarakat dan hubungannya degnan sistem sosial.
Proses  sosialisasi  banyak  ditentukan  oleh  susunan  kebudayaan  dan lingkungan  sosial  yang  bersangkutan.  Berbeda  dengan  inkulturasi  yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi  dititik  beratkan  pada  soal  individu  dalam  kelompok  melalui pendidikan  dan  perkembangannya.  Oleh  karena  itu  proses  sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu prosuk  sosialisasi,  merupakan  kesadaran  terhadap  diri  sendri  dan memandang  adanya  pribadi  orang  lain  di  luar  dirinya.  Kesadaran  terhadap diri  sendiri  membuat  timbulnya  sebutan  “aku”  atau  “saya”  sebagai  kedirian subyektif yang sulit dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian:
1.    Dalam  proses  sosialisasi  mendapat  bayangan  dirinya,  yaitu setelah  memperhatikan  cara  orang  lain  memandang  dan memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak  dipercaya;  atau  sebaliknya,  ida  disayangi,  baik  budi dandapt dipercaya
2.    Dalam  proses  sosialisasi  juga  membentuk  kedirian  yang  ideal. Orang  bersangkutan  mengetahui  dengan  pasti  apa-apa  yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk  kedirian  ini  berguna  dalam  meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma sosial. Bertitik tolak dari pengertian pemuda, maka sosialisasi pemuda dimulai dari umur 10  tahun  dalam  lingkungan  keluarga,  tetangga,  sekolah,  dan  jalur  organisasi formal  atau  informal  untuk  berperan  sebagai  mahluk  sosial,  mahluk  individual bagi pemuda.
Thomas  Ford  Hoult,  menyebutkan  bahwa  proses  sosialisasi  adalah proses  belajar  individu  untuk  bertingkah  laku  sesuai  dengan  standar  yang terdapatdalam  kebudayaan  masyarakatnya.  Menurut  R.S.  Lazarus,  proses sosialisasi adalah proses akomodasi, dengan mana individu menghambat atau mengubah impuls-impuls    sesuai    dengan    tekanan     lingkungan,    dan mengembangkan  pola-pola  nilai  dan  tingkah  laku-tingkah  laku  yang  baru  yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat


Peran Pemuda dan sosial dalam kaitan nya di kampus

Menurut saya peran pemuda dan sosial dalam kaitan nya di kampus mencakup 3 macam, yaitu internalisasi, belajar dan spesialisasi Ketiga kata atau istilah tersebut pada dasarnya memiliki pengertian yang hampir sama. Proses berlangsungnya sama yaitu melalui interaksi sosial. Istilah internasilasasi   lebih   ditekankan    pada    norma-nroma      individu   yang menginternasilasikan  norma-norma  tersebut.  Istilah  belajar  ditekankan  pada perubahan tingkah laku, yang semula tidak dimiliki sekarang telah dimiliki oleh seorang  individu.  istilah  spesialisasi  ditekankan  pada  kekhususan  yagn  telah dimiliki  oleh  seorang  individu,  kekhususan  timbul  melalui  proses  yang  agak panjang dan lama.

Sekian, Terima Kasih.

Referensi :

https://www.thomasyg.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/21058/Materi+ISD.pdf

Nama    : Muhammad Dimas Ferdiansyah
NPM     : 14115541
Kelas     : 1KA24
Jurusan  : Sistem Informasi